Cerita Sedih Tentang ‘RIM’ BlackBerry

13725343161737464137

Sangat suka mengamati perkembagan perusahaan asal Kanada ini yaitu RIM Blackberry. Dari dulu saya sangat mengamati dan mencari-cari berita terbaru tentang RIM BlackBerry. Tepat pada Jumat kemaren saya ketepatan melihat pengumuman keuangan Perusahaan ini. Perusahaan RIM BlackBerry mengumumkan laporan keuangan untuk kuartal fiskal pertama tahun 2013 yang berakhir bulan Mei setalah mengenalkan produk baru. Dan Laporan tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk Investor dan lainnya. Bahkan saya juga ikutan dan berkata dalam hati “Apakah Smartphone BlackBerry akan Mati?”.

Hah..Apakah sangat dini saya mengatakannya?Maafkan saya jika demikian. Namun, ijinkan saya menulisakan  ”cerita sedih  tetang BlackBerry “.

Masih terkait laporan keuangan RIM BlackBerry, diamana selama kuartal pertama tahun ini BlackBerry melaporkan penjualan smartphone mencapai 6,8 juta unit, 2,7 juta diantaranya adalah model BlackBerry 10 atau bisa disebut Z10 mengingat di kuartal tersebut baru Z10 yang tersedia.

Atas laporan dari pihak perusahaan tersebut, ini berarti bahwa RIM Blackberry masih saja terpuruk dan belum bisa mengembalikan sedikit keuntungan. Dan paling parahnya adalah  BlackBerry kemarin ingin mengembalikan keuntungan justru mengalami kebalikannya. Atau kata paling menyedihkan adalah Apple iPhone saja terjual dalam dua minggu melebihi dari 6,8 juta. Sementara BlackBerry Z10 dilaporkan hanya bisa mengirimkan 1 juta unit dalam tiga minggu.

Banyak memang cerita menyedihkan dari RIM BlackBerry ini, setelah iPhone dan Samsung menggerotinya di pasar. Sekarang mereka bahkan tak mampu mengekor dari bawah. Malah makin merosot!. Kesedihan dan kepedihan sudah menimpa perusahaan ini. Dulu pernah CEO RIM mengugkapkan “Beri waktu kepada kami”. Perusahaan juga berharap bahwa  RIM yakin mampu kembali mendominasi pasar smartphone untuk tahun depan (Tahun ini), Bahkan tidak segan-segan perusahaan asal Kanada ini mengatakan bahwa ketika produk mereka telah rilis, maka produk vendorlainnya akan nampak seperti barang lama. Namun, Nampaknya kepercayaan diri RIM tersebut tak berarti. Apa boleh buat Fakta sudah berkata “Tahun ini RIM BlackBerry akan Mati”.

Kini kebali lagi CEO RIM berucap, untuk “Beri Waktu kepada kami”. Dia berkata untuk akan selalu melakukan pengembangan dan meluncurkan produk-produk  baru. Sampai kapanpun BlackBerry akan selalu berada di urutan paling bawah. Mengapa demikian?. Kita liahat saja, saat BlackBerry meluncurkan produk baru mereka yaitu BB10 yang konon katanya menyerupai desain iPhone dan Samsung, toh saja tak mampu menarik minat antusias konsumen. Pasar smartphone memang memiliki siklus inovasi yang kilat-cepat, karena konsumen yang berubah-ubah. Dan iPhone serta Samsung memahaminya maka merekapun jadi pemenangnya.

Hal yang paling sedih lagi adalah bahwa BlackBerry Messenger (BBM) akan hadir pada perangkat Android dan iPhone. Ini tentu sangat mengurangi penjualan Ponsel BlackBerry. Karena, BBM dipandang sebagai salah satu alasan utama untuk membeli ponsel BlackBerry. Emang sih..kata CEO RIM, Alasan mereka memasukkan BBM ke Perangkat lain untuk memperluas layanan yang dapat dipandang sebagai langkah untuk mengekspos merek BlackBerry untuk pengguna iPhone dan Android. Nah..Apakah Konsumen akan mau membeli BlackBery lagi sementara BBM sudah ada di iPhone dan Android?(Ingat: Kita beli BlackBerry karena BBM)

Atau mungkin saja CEO RIM Heins  berencana untuk mendapatkan pendapatan tambahan dari BBM dengan memperkenalkan iklan pada tahap tertentu di masa depan? Dan Apakah RIM BlackBerry tidak akan ke pasar Smartphone lagi (hanya Fokus pada perangkat lunak dan layanan bisnis)?. Mengingat bahwa pendapatan RIM kebanyakan dari perangkat lunak dan layanan bisnis saja, tidak dari pasar smartphone. Ini artinya bahwa masa depannya sebagai penjual smartphone semakin keruh. Karena volume penjualan yang kecil bila dibandingkan dengan saingannya.

Entahlah..Yang jelas RIM BlackBerry sudah di “gepak” oleh iPhone dan Samsung dari pasar Smartphone. RIM BlackBerry masih seduh-sedihan,  tetapi kedua Kompetirotnya malah menikmati keberhasilannya. Sungguh sedih ceritamu Blackberry!. Kita lihat saja pada survey ComsCore dibawah ini:

13725337331145503861

 

Amat sedih!. BlackBerry sama sekali tak punya daya di pasar Amerika saat ini. Angka-angka diatas menjadi pukulan yang sangat brutal untuk BlackBerry, dimana mereka merilis BB 10 pada  awal tahun ini dengan tujuan menghidupkan kembali perusahaa. Namun ternyata Tidak menghidupkan, malah sebaliknya. Selain pangsa pasarnya jatuh, perusahaan teknologi Kanada mencatat pendapatan yang suram, dengan kerugian operasional $ 84 ribu pada kuartal pertama. Selain itu, CEO BlackBerry Thorsten Heins mengungkapkan  bahwa perusahaan telah kehilangan 4 juta pelanggan sejak akhir kuartal sebelumnya.

Masih bayak cerita sedih RIM BlackBerry setelah iPhone dan Android datang ke Pasar Smartphone.
Apa lagi????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s